Postingan

Capt. Andi Aziz (Peristiwa 5 April 1950 di Makassar)

Gambar
Andi Abdoel Aziz, ia terlahir dari pasangan Andi Djuanna Daeng Maliungan dan Becce Pesse. Anak tertua dari 11 bersaudara. Ia menyandang gelar pemberontak akibat perjuangannya untuk mempertahankan existensi Negara Indonesia Timur. Ia mengambil alih kekuasaan militer di Makassar pada 5 April 1950 ketika umurnya baru 24 tahun. Ia adalah korban politik Belanda divide et impera, di pengadilan militer ia mengakui menyesal bahwa ia buta politik. Sejak umur 10 tahun, Andi Aziz sudah dikirim oleh orang tuanya ke negeri Belanda untuk sekolah dan menyelesaikan sekolah lanjutannya disana. Tahun 1939-1940 pecah Perang Dunia ke 2. Belanda kena getahnya akibat serangan oleh Jerman. Andi Aziz bersama dengan rekan rekan sekolahnya turut ikut berjuang bergerak di bawah tanah melawan Jerman. Pada saat itu kedudukan Andi Aziz cukup terdesak sehingga ia memutuskan untuk hijrah ke Inggris. Karena Inggris adalah sekutu Belanda maka hal ini sangat mempermudah ruang geraknya. Disana ia di didik oleh Inggr...

Selamat Ulang Tahun Anakku

Gambar
Hari ini usiamu genap 16 tahun. Terima kasih atas pengertianmu, tidak ada perayaan, tidak ada pesta. Bukan hanya tahun ini tetapi setiap tahun, ajaran agama kita memang tidak menganjarkan untuk memperingati hari ulang tahun. Itu bukan budaya kita tetapi budaya impor  yang dibawa oleh kaum penjajah ke negeri kita yang mayoritas Muslim ini. Padahal yang mulia Nabi Muhammad SAW sudah memperingatkan “siapa yang mengikuti suatu kaum maka dia adalah bagian dari kaum itu”. Kita berlindung kepada Allah dari perbuatan meniru-niru kaum kafir yang dapat membuat kita menjadi bagian dari mereka. Sekedar info nih….Dulu saat kamu lahir saya sempat bikin lagu loh!…. padahal saya ini tidak mengerti sedikitpun tentang nada, modalku hanya satu, piti-piti , hehe. Syairnya kira-kira begini: Setelah sekian lama… Ku nanti kehadiranmu.. Kini kau hadir mengisi hidupku Di sepanjang hari-hariku… Oh Tuhan terima kasih… Atas pemberian-Mu Jadikan Dia anak yang shaleha Berbakti pada ...

BAHAGIA ADA DI HATI

Gambar
Bahagia adalah perasaan yang selalu ingin kita rasakan. Tetapi kita pasti kecewa jika berharap orang lain atau sesuatu di luar diri kita akan membawakan rasa bahagia. Sebenarnya kebahagiaan itu ada dalam diri kita masing-masing dan mudah mendapatkannya. Untuk mendapatkan kebahagiaan, terlebih dulu definisikan arti kebahagiaan menurut versi Anda. Sebab setiap orang mempunyai definisi berbeda-beda tentang kebahagiaan. Seorang pebisnis mungkin merasa bahagia jika ia berhasil mencapai sukses besar. Tetapi bagi seorang pengemis mungkin mendapatkan banyak uang menjadi kebahagiaan tersendiri baginya. Lalu bagaimana definisi kebahagiaan agar kita bahagia? Kesederhanaan, artinya Anda tak harus memiliki yang terbaik. Karena hidup ini bukan pertandingan di mana yang terkuat atau tercepat akan menjadi pemenangnya. Ilustrasi kisah berikut ini mungkin dapat membantu Anda bagaimana memahami arti kebahagiaan. Ada seorang lelaki tua tiba di sebuah desa setelah melalui perjalanan panjang ya...

MASUK DAN BERKEMBANGNYA ISLAM DI KERAJAAN GOWA

Menurut Mattulada (1982) agama Islam telah sampai di Kerajaan Gowa pada masa pemerintahan raja Gowa X, Tunipalangga (1546-1565). Mereka terdiri atas para pedagang Melayu yang diberikan tempat bermukim di Kampung Mangallekana di sebelah utara Benteng Somba Opu. Salah seorang tokohnya bernama Nahkoda Bonang.  Kehadiran mereka seiring dengan perkembangan Somba Opu sebagai bandar  niaga yang ramai dikunjungi para pedagang setelah Malaka direbut oleh Portugis (1511).      Pada masa pemerintahan I Manggorai Daeng Mammeta Karaeng Bontolangkasa Raja Gowa ke 11, tepatnya pada tahun 1580 Sultan Kerajaan Ternate yang bernama Sultan Baabullah berkunjung ke Gowa. Beberapa sumber menyebutkan bahwa pada kunjungannya itu, Sultan Baabullah berusaha membujuk Raja Gowa untuk memeluk agama Islam tetapi tidak berhasil.      Meskipun demikian Karaeng Bontolangkasa tetap memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan orang-orang Muslim di Somba opu....

Asal muasal meniup terompet tahun baru

PERAYAAN malam tahun baru boleh jadi merupakan hari pesta sedunia, jutaan orang di seluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia, tumpah ke jalan-jalan atau di tempat-tempat hiburan merayakan pergantian tahun. Di tempat-tempat itu mereka meluapkan kegembiraan seakan-akan baru saja memenangi sebuah pertandingan yang mahaberat. Bagi orang modern, termasuk masyarakat di Indonesia, perayaan tahun baru mungkin hanyalah sebagai suatu momen untuk berpesta dan berhura-hura. Setelah sibuk sepanjang tahun, orang-orang merasa bahwa berpesta pora pada malam pergantian baru merupakan sesuatu yang wajar untuk melepas kepenatan. Namun, jika menilik sejarah, perayaan tahun baru tidaklah sekadar pesta biasa, tetapi sarat dengan berbagai tradisi keagamaan seperti kaum pagan, Kristen, dan juga Yahudi. Sebelum berlakunya kalender Gregorian, bangsa Eropa di abad pertengahan umumnya menjadikan tanggal 25 Maret sebagai awal tahun baru. Mereka . menyebut hari ini The Feast of Armounciarion, “Hari Ray...

Islam dan Kebebasan

Kebebesan adalah sesuatu yang senantiasa diperjuangkan oleh manusia, namun tidak banyak yang memahami realitasnya. Bagi kebanyakan orang, kebebasan bagaikan mimpi yang sulit ditakwilkan maknanya. Budaya Barat dan demokrasi dibangun di atas janji-janji  kebebasan, tetapi mereka gagal dalam merealisasikan visinya. Islam adalah satu-satunya ideologi yang menjelaskan konsep kebebasan kepada manusia dalam wujud yang hakiki, dan menentukan cara yang benar untuk meraih kebebasan tersebut. Perbandingan antara konsep kebebasan dalam budaya demokratik Barat dan konsep kebebasan dalam ideologi Islam akan memberikan penjelasan yang gamblang tentang masalah ini. Sebagai pemikiran, kebebasan dapat dipahami dalam dua pengertian: pertama, kebebasan adalah kemerdekaan dari  ikatan perbudakan akibat adanya kekuasaan sekelompok orang atas orang lain; dan kedua, kebebasan adalah menjalani kehidupan tanpa batasan-batasan dari siapa pun. Pada abad pertengahan, demokrasi Barat muncul sebagai ...

Saat Harun Ar-Rasyid Menangis Tersedu-sedu

HARUN   Ar-Rasyid pernah berkata kepada Al-Fadhl ibn Ar-Rabi’, “Carikan seseorang sebagai tempat aku bertanya!” Al-Fadhl menjawab, “Di sana ada Al-Fudhail ibn `Iyadh.” Harun Ar-Rasyid berkata, “Ayo kita temui dia!” Harun Ar-Rasyid dan Al-Fadhl ibn Ar-Rabi’ datang ke rumah Al-Fudhail dan ia sedang melakukan shalat sambil membaca ayat Al-Quran yang diulang-ulang. Keduanya mengetuk pintu rumahnya, Al-Fudhail lantas bertanya, “Siapa yang mengetuk pintu?” Al-Fadhl berkata, “Penuhilah panggilan Amirul Mukminin.” Al-Fudhail membalas, “Mengapa aku harus memenuhi panggilannya?” Al-Fadhl berkata, “Subhanallah. Bukankah engkau harus menaatinya?” Al-Fudhail membukakan pintu, kemudian masuk ke kamar dan mematikan lampu rumahnya. Ia lantas pergi menuju salah satu ruang di rumahnya, dan Al-Fadhl beserta Khalifah Harun berjalan dalam kegelapan sambil meraba-raba. Ketika telapak tangan Harun Ar-Rasyid menyentuh telapak tangan Al-Fudhail ibn ‘Iyadh, Al-Fudhail berkata, “Alangkah le...